Sambut Surabaya Medical Tourism, National Hospital Siapkan Teknologi Canggih & Layanan Komprehensif 

Menyambut realisasi pilot project Surabaya Medical Tourism atau Wisata Medis di Surabaya, National Hospital menjadi salah satu rumah sakit yang ikut

TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Prof Hananiel Prakasya Widjaya (tengah) bersama jajaran dokter spesialis dari National Hospital Surabaya saat menghadiri acara Surabaya Medical Tourism Launching Apps & Hybrid Webinar di Novotel Samator Surabaya, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Menyambut realisasi pilot project Surabaya Medical Tourism atau Wisata Medis di Surabaya, National Hospital menjadi salah satu rumah sakit yang ikut serta. 

Bersama 17 rumah sakit besar di Kota Surabaya, National Hospital menyiapkan pelayanan medis dengan teknologi termutakhir. 

Wisata Medis sendiri merupakan perjalanan ke luar kota atau dari luar negeri untuk memperoleh pemeriksaan, tindakan medis, maupun rehabilitasi. 

Dalam industri kesehatan, pasien akan lebih cenderung mencari pelayanaan kesehatan yang aman, nyaman dan berkualitas. 

Diungkapkan CEO National Hospital, Prof. Hananiel Prakasya Widjaya, keikutsertaannya dalam platform Medical Tourism bertujuan untuk mempermudah para pasien. 

"Sekitar 45 persen pasien kami berasal dari luar Jawa Timur. Dengan adanya platform dan aplikasi Medical Tourism tentunya akan mempermudah para pasien mendapatkan pelayanan medis terbaik," kata Prof Hananiel, Senin (27/9/2021) di acara Surabaya Medical Tourism Launching Apps & Hybrid Webinar. 

Baca juga: Signature Suite Berteknologi Kontrol Suara National Hospital Surabaya

Pria yang akrab disapa Prof Hans tersebut menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan oleh National Hospital. Mulai dari pelayanan non medis, tindakan medis hingga treatment dan perawatan. 

"Kami ingin National Hospital menjadi rujukan Wisata Medis yang mampu melayani pasien dari luar kota bahkan luar negeri. Berbagai teknologi medis canggih kami sediakan. Layanan juga komprehensif untuk pasien," katanya ditemui di Novotel Samator Surabaya

Prof Hans menyebutkan beberapa layanan medis profesional yang dimiliki oleh National Hospital. Di antaranya Parkinson and Movement Disorder Center, Epilepsy Center, Laser Rejuvenation Center, Kortex, hingga klinik bayi tabung Morula IVF Surabaya

"Parkinson & Movement Disorder Center National Hospital ini sudah berdiri sejak 2013. Sekaligus menjadi pionir pusat parkinson pertama di Indonesia," ungkap dr Achmad Fahmi SpBS (K) Func. selaku dokter ahli bedah saraf National Hospital Surabaya

dr Fahmi menuturkan, Parkinson and Movement Disorder center tersebut bertujuan memberikan terapi pada penyakit Parkinson, Tremor, Dystonia, Chorea movement, writers cramp, dan kelainan gerakan lainnya. 

"Penangannya meliputi perawatan parkinson, Getaran, distonia, gerakan korea, Hemibalismus dan kelainan pergerakan lainnya. Selain itu kami juga melayani tindakan operasi Stimulasi Otak Dalam (DBS) dan Lesi otak Stereotaktik," papar dr Fahmi.

Baca juga: Etika Citizen Journalism, Errol Jonathans: Spirit Menjadi yang Paling Tepat, Bukan Tercepat

 Selain layanan medis dan tindakan operasi pasien dengan penyakit tertentu, National Hospital Surabaya juga menyediakan klinik bayi tabung yakni Morula IVF Surabaya

Dipimpin oleh Dr. dr. Amang Surya P, SpOG., F-MAS., Morula IVF Surabaya disebut sebagai klinik bayi tabung dengan layanan yang komprehensif. 

"Morula IVF Surabaya adalah bagian dari jaringan klinik bayi tabung terbesar di Indonesia, Morula IVF Indonesia yang berpengalaman lebih dari 20 tahun dan melahirkan lebih dari 3000 bayi," jelas dr Amang Surya. 

Ia menjelaskan, Morula IVF Surabaya merupakan klinik unggulan National Hospital Surabaya dan didukung oleh tim dokter, perawat, ahli embriologi yang berkualitas, terampil dan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. 

"Morula IVF Surabaya dilengkapi dengan teknologi terkini di dunia dalam pelayanan bayi tabung, seperti IMSI, Time-Lapse dan PGT-A," tutup dr Amang Surya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved