Steak Wagyu hingga Pizza Kombinasi 4 Keju Jadi Menu Favorit Foresthree Kitchen x TB Kopi Kediri

Foresthree Kitchen x Tempat Bercakap Kopi Kediri hadir sebagai pelopor kafe kekinian yang mengusung konsep menu berbeda.

ISTIMEWA
Berbagai menu favorit di Foresthree Kitchen x Tempat Bercakap Kopi Kediri. Ada Steak Wagyu, Pizza hingga Rice Bowl Mentai 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, KEDIRI - Foresthree Kitchen x Tempat Bercakap Kopi Kediri hadir sebagai pelopor kafe kekinian yang mengusung konsep menu berbeda.

Mulai dari Kopi Sultan sebagai signature premium kopi, kafe yang terletak di Doko, Kediri ini juga punya sederet makanan premium.

Salah satunya adalah Steak Wagyu dan Pizza dengan 4 kombiasi keju. Daging wagyu yang lembut serta kombinasi keju yang khas siap menggoyang lidah para pengunjungnya.

"Steak Wagyu kami termasuk yang terfavorit. Selain cocok untuk santapan saat kumpul keluarga, steak ini juga kerap dipesan ketika ada business meeting atau kegiatan menjamu klien," ujar Faizal Alfa, Digital Marketing Head Foresthree Kitchen x Tempat Bercakap Kopi Kediri.

Faizal mengatakan, meski steak menjadi menu yang cukup dibilang mahal di kafe, ternyata tak mengurangi minat pembeli.

"Saya agak terkejut ketika menu Steak Wagyu ini kami perkenalkan, ternyata banyak yang pesan dan suka. Awalnya kami mikirnya ini menu premium untuk jamuan meeting atau bisnis. Ternyata tidak. Semua segmen suka," ujar Faizal.

Baca juga: Menikmati Kopi Sultan Favorit Bupati Kediri Mas Ditho di Foresthree Kitchen x Tempat Bercakap Kopi

Ia menyadari, kepuasan pengunjung bisa muncul ketika mereka mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan ekspektasi mereka.

"Terbukti, meski harganya bisa dibilang lebih mahal ketimbang menu lain, tapi tetap banyak yang suka. Karena mereka merasa puas atau istilahnya worth it dengan apa yang mereka keluarkan," jelas Faizal.

Terkait pemilihan daging wagyu, Tony Aji, Chef Foresthree Kitchen menuturkan, ia sengaja memilih daging premium yakni wagyu meltik.

"Pemilihan daging steak tidak sembarangan. Kami pilih daging dengan kualitas terbaik supaya hasil steak nanti benar-benar lembut dan enak," ujar Chef Tony.

Semua komponen saus Steak Wagyu olahannya dibuat secara home made. Tujuannya, supaya cita rasa yang dihasilkan bisa sesuai ekspektasi.

"Semua saus tidak hanya untuk steak, saya buat sendiri. Kami racik sendiri di dapur. Supaya memenuhi cita rasa yang diekspektasikan pastinya. Kalau beli jadi, ada yang kurang gini kurang gitu. Buatan sendiri juga lebih segar," jelas Chef Tony.

Baca juga: Gabungkan Botanical & Industrial, Foresthree Kitchen x TB Kopi Kediri Jadi Tempat Nongkrong Favorit

Steak Wagyu ini sengaja dimasak dengan kematangan medium untuk memperoleh rasa juicy pada daging sapi yang diolah. "Kalau kematangan well done rasa juicy tidak dapat, hilang," tambahnya.

Steak Wagyu ini, lanjut Chef Tony, disajikan bersama sepiring besar kentang, saus bulgogi racikan sendiri dan salad sayur berpadu mayones.

"Mayones untuk salad juga kami racik sendiri. Sehingga rasanya pas. Manis gurihnya pas dan paling cocok di lidah Asia," ujar pria yang sudah menggeluti dunia kuliner selama 25 tahun ini.

Selain steak, pizza juga menjadi menu kesukaan para pengunjung. Pizza sebagai menu yang bisa dinikmati bramai-ramai kerap dipesan oleh para pengunjung yang datang bersama teman.

"Pizza di kami juga spesial. Kami buat pizza kombinasi empat keju. Kalau biasanya kan yang dipakai hanya satu atau dua jenis keju. Ini ada empat yakni cheddar, mozarela, parmesan dan yellow cheese," Chef Tony menguraikan.

Pizza tersebut dibuat dari bahan dasar tortila. Menurut Chef Tony, pemilihan tortila alih-alih roti dikarenakan ingin memberi pengalaman makan dengan porsi tepat.

"Kami tidak ingin memberi pengalaman kenyang. Kan kalau nongkrong juga kuang nyaman jika terlalu kenyang. Tortila ini menurut saya paling tepat. Jadi bisa makan dengan porsi pas, tidak sampai kekenyangan," Chef Tony menuturkan.

Selain steak dan pizza, Foresthree Kitchen juga menyediakan berbagai varian menu mulai dari menu dasar nasi goreng hingga rice bowl mentai sajian khas Jepang yang diracik sendiri.

"Ada juga nasi hainan. Setiap menu di sini sengaja dibuat sendiri bumbu tambahannya seperti saus. Tujuannya memang mau membuat menu yang berbeda dengan rasa berkarakter," tutup Chef Tony.


 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved