Kereta Api Mutiara Timur Relasi Stasiun Ketapang ke Stasiun Yogyakarta Kembali Beroperasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasionalkan kembali perjalanan Kereta Api Mutiara Timur relasi Stasiun Ketapang - Stasiun Yogyakarta PP.

ISTIMEWA
Kereta Api Mutiara Timur 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasionalkan kembali perjalanan Kereta Api Mutiara Timur relasi Stasiun Ketapang - Stasiun Yogyakarta PP.

Dioperasikannya kembali Kereta Api Mutiara Timur tersebut sebagai komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kereta api, dengan memberikan banyak pilihan kereta api sesuai dengan jam operasional dan kelas yang diinginkan.

“Namun untuk sementara waktu, Kereta Api Mutiara Timur akan beroperasi pada Hari Jumat dan Minggu saja yaitu dimulai Tanggal 15, 17, 22, 24, 29 dan 31 Oktober 2021,” kata Broer Rizal Vice President PT KAI Daop 9 Jember.

Broer Rizal juga menambahkan, agar pelanggan setia kereta api tidak perlu khawatir. Karena selain dioperasikannya kembali Kereta Api Mutiara Timur, kereta api lain seperti Kereta Api Ranggajati relasi Jember s.d Cirebon dan Kereta Api Wijayakusuma relasi Ketapang s.d Cilacap sejak Hari Kamis, 7 Oktober 2021 lalu s.d 31 Oktober 2021 dijalankan setiap hari.

Baca juga: PT KAI Operasikan Kereta Api Barang Dari Stasiun Indro Kabupaten Gresik

VP Daop 9 Jember Broer Rizal menyampaikan bahwasanya persyaratan yang harus dipenuhi saat akan naik kereta api yaitu :

Syarat perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh:

1. Pelanggan diharuskan sudah divaksin minimal dosis pertama, bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta.

Data vaksinasi akan otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding, karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan sistem boarding. Jika keterangan vaksin tidak muncul di layar computer petugas boarding, maka selanjutnya akan dilakukan pengecekan secara manual, yaitu dengan menunjukkan bukti print-out sertifikat vaksin kepada petugas boarding.

Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau memiliki penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Akomodir Kepercayaan Pelanggan, PT KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasional Kereta Api

2. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

3. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

"Namun demikian, meskipun persyaratan sudah lengkap, apabila saat proses bording dilakukan dan dicek suhu melebihi 37,3 derajat Celsius atau sedang mengalami sakit ( Flu/batuk) pelanggan tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian 100% sesuai harga tiket diluar biaya pemesanan, “ kata Broer menjelaskan.

Dengan telah dioperasikannya kembali beberapa KA di wilayah PT KAI Daop 9 Jember dan adanya penambahan jadual hari keberangkatan menjadi setiap hari, dengan tentu frekuensi jalur kereta api semakin padat.

“Kami sampaikan kepada para pengguna jalan, bahwa KA yang melintas di wilayah Daop 9 semakin  meningkat. Sesuai UU no. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pasal 114 poin b dan c disebutkan bahwa Pada Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dan Jalan, Pengemudi Kendaraan Wajib Mendahulukan Kereta Api serta Memberikan Hak Utama Kepada Kendaraan Yang Lebih Dahulu Melintasi Rel,” tutup Broer.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved